Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 17 April 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HONG KONG, 17 April 2026 /PRNewswire/ — Sigenergy Technology Co., Ltd. ("Sigenergy", Kode Saham: 06656.HK) resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Hong Kong (HKEX), sebuah momen penting dalam kiprah perusahaan ini. Sigenergy menjadi perusahaan pertama dengan konsep "AI+ All-in-One PV Storage" yang melantai di HKEX.

Mr. Tony Xu, Founder and CEO of Sigenergy, and Mr. Samuel Zhang, President of Sigenergy, joined the listing ceremony.
Mr. Tony Xu, Founder and CEO of Sigenergy, and Mr. Samuel Zhang, President of Sigenergy, joined the listing ceremony.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendiri sekaligus CEO Sigenergy, Tony Xu, mengatakan, "Kami menyampaikan terima kasih kepada para investor, mitra, penasihat, distributor dan instalatur global, serta seluruh karyawan Sigenergy atas kepercayaan dan dukungannya. Pencatatan saham ini menjadi titik awal baru. Kami akan terus menjalankan strategi ‘AI in All’, memperkuat kapabilitas dalam bidang penyimpanan energi, dan berinvestasi dalam inovasi guna menghadirkan solusi yang lebih kompetitif. Kami ingin menciptakan nilai tambah dalam jangka panjang bagi pelanggan, pemegang saham, dan mitra, sekaligus berkontribusi bagi industri dan masyarakat."

Penawaran umum perdana (IPO) Sigenergy mendapat dukungan penuh dari investor global, termasuk lembaga pengelola aset negara terkemuka asal Singapura Temasek, serta perusahaan manajemen aset internasional seperti Goldman Sachs Asset Management, UBS Asset Management, dan BNP Paribas Asset Management. Selain itu, IPO tersebut juga melibatkan sejumlah perusahaan investasi terkemuka seperti Hillhouse, CPE, Boyu Capital, Gaoyi Asset Management, dan Greenwoods Asset Management, serta dana asuransi besar seperti CPIC dan Fullgoal Fund.

Sejak pertama kali berdiri, Sigenergy mendorong penetrasi pasar melalui inovasi produk dengan memanfaatkan desain modular dan teknologi berbasiskan AI untuk memperluas jangkauan ke segmen residensial, komersial dan industri, hingga skala utilitas. Saat ini, Sigenergy mempekerjakan lebih dari 1.000 tenaga profesional di seluruh dunia dan beroperasi di lebih dari 80 negara dan wilayah, didukung jaringan distribusi dan layanan global yang mapan. Dengan basis manufaktur dan riset yang kuat di Tiongkok, Sigenergy terus meningkatkan kapabilitas inovasi, produksi, dan pengiriman, sekaligus memperkuat daya saingnya di pasar global.

Berita Terkait

Aitech Memperkenalkan Komputer Single Board C165 Baru untuk Mendukung Pembangunan dan Modernisasi Sistem VME yang Digunakan dalam Program Pertahanan
Rangkaian Acara Pendukung Automechanika Jakarta Hadir dengan Pengalaman Interaktif, Memperkuat Kolaborasi Industri Otomotif Indonesia
Singapura Jadi Tuan Rumah 29th Asian Shared Services & Outsourcing Week 2026 pada Oktober Mendatang
Shanghai Electric Raih Pesanan Turbin Gas “Heavy-Duty” Pertama di Luar Negeri untuk Proyek 500 MW di Malaysia
Philippine Seven Corporation Memilih RELEX untuk Meningkatkan Akurasi Prakiraan
CGTN: BRICS Buka Peluang Baru bagi Pembangunan Global South
Pertumbuhan AI Malaysia Harus Ramah Lingkungan, Cerdas, dan Berorientasi pada Penerapan Nyata – Fahmi
Zettabyte dan Raku Advanced Tech Menandatangani MOU untuk Pengembangan Pusat Data AI Ramah Lingkungan di Asia

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:05 WIB

Aitech Memperkenalkan Komputer Single Board C165 Baru untuk Mendukung Pembangunan dan Modernisasi Sistem VME yang Digunakan dalam Program Pertahanan

Senin, 14 September 2026 - 02:51 WIB

Rangkaian Acara Pendukung Automechanika Jakarta Hadir dengan Pengalaman Interaktif, Memperkuat Kolaborasi Industri Otomotif Indonesia

Senin, 14 September 2026 - 01:15 WIB

Singapura Jadi Tuan Rumah 29th Asian Shared Services & Outsourcing Week 2026 pada Oktober Mendatang

Senin, 14 September 2026 - 00:00 WIB

Philippine Seven Corporation Memilih RELEX untuk Meningkatkan Akurasi Prakiraan

Minggu, 13 September 2026 - 23:26 WIB

CGTN: BRICS Buka Peluang Baru bagi Pembangunan Global South

Berita Terbaru