CDO ZTE Cui Li Jadi Pembicara di MWC Shanghai 2026: Menggali Nilai dan Menyikapi Ketidakpastian di Era AI

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • Di era AI, ketidakpastian merupakan keniscayaan
  • ZTE mengusung strategi "All in AI, AI for All" untuk melekatkan kecerdasan buatan ke dalam seluruh produk dan solusi, serta mendorong evolusi menuju organisasi berbasis data yang mengandalkan kolaborasi manusia dan mesin
  • Untuk menghadapi ketidakpastian, ZTE membangun sistem AI yang tangguh, gesit, dan cepat berevolusi
  • ZTE memproyeksikan simbiosis antara manusia dan AI

SHANGHAI, 26 Juni 2026 /PRNewswire/ — ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi terkemuka di dunia, mengumumkan bahwa Chief Development Officer (CDO), Cui Li, menyampaikan paparan bertajuk "Unlocking Value and Embracing Uncertainty in the AI Era" di ajang MWC Shanghai 2026.

CDO ZTE Cui Li Jadi Pembicara di MWC Shanghai 2026: Menggali Nilai dan Menyikapi Ketidakpastian di Era AI
CDO ZTE Cui Li Jadi Pembicara di MWC Shanghai 2026: Menggali Nilai dan Menyikapi Ketidakpastian di Era AI

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lewat paparannya, Cui Li menyoroti perubahan paradigma mendasar yang kini terjadi di dunia. AI, menurutnya, berkembang dengan sangat pesat dan memunculkan kebutuhan yang semakin spesifik. Dalam konteks ini, pendekatan "satu solusi untuk semua" tidak lagi relevan. Dunia telah memasuki sebuah era ketika ketidakpastian justru menjadi satu-satunya keniscayaan. Merespons perubahan tersebut, ZTE menghadirkan strategi "All in AI, AI for All"—memaksimalkan manfaat AI dengan menanamkan fitur-fitur AI-native ke dalam produk dan solusinya untuk menghasilkan lompatan besar dalam penciptaan nilai tambah, serta mendorong evolusi yang lincah menuju organisasi berbasis data yang mengandalkan kolaborasi manusia dan mesin. Untuk menghadapi ketidakpastian, ZTE berkomitmen membangun sistem AI yang tangguh, gesit, dan cepat berevolusi melalui empat dimensi utama, yakni keterbukaan dan decoupling, perluasan skala secara fleksibel, sinergi ekstrem, serta prioritas untuk skenario nyata. Berkaitan dengan masa depan simbiosis manusia dan AI, Cui Li menegaskan bahwa ZTE akan terus berperan sebagai kontributor nilai dalam ekosistem industri. ZTE, lanjutnya, akan terus berinovasi dan menciptakan berbagai capaian baru bersama mitra global untuk mewujudkan masa depan yang lebih cerah.

Pidato lengkap Cui Li bertajuk "Unlocking Value and Embracing Uncertainty in the AI Era" dapat diakses melalui:

https://www.zte.com.cn/global/about/news/zte-cdo-cui-li-at-mwc-shanghai-2026-unlocking-value-and-embracing-uncertainty-in-the-ai-era.html

NARAHUBUNG MEDIA:
ZTE Corporation
Communications
Surel: ZTE.press.release@zte.com.cn

Berita Terkait

Singapura Jadi Tuan Rumah 29th Asian Shared Services & Outsourcing Week 2026 pada Oktober Mendatang
Shanghai Electric Raih Pesanan Turbin Gas “Heavy-Duty” Pertama di Luar Negeri untuk Proyek 500 MW di Malaysia
Philippine Seven Corporation Memilih RELEX untuk Meningkatkan Akurasi Prakiraan
CGTN: BRICS Buka Peluang Baru bagi Pembangunan Global South
Pertumbuhan AI Malaysia Harus Ramah Lingkungan, Cerdas, dan Berorientasi pada Penerapan Nyata – Fahmi
Zettabyte dan Raku Advanced Tech Menandatangani MOU untuk Pengembangan Pusat Data AI Ramah Lingkungan di Asia
ISB Rayakan 25 Tahun dengan Beasiswa 100% bagi Calon Peserta PGP Internasional
ZTE Global Summit & User Congress 2026 Resmi Dibuka di Kuala Lumpur, Dorong Transformasi Digital Berbasis Konektivitas

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 01:15 WIB

Singapura Jadi Tuan Rumah 29th Asian Shared Services & Outsourcing Week 2026 pada Oktober Mendatang

Senin, 14 September 2026 - 00:00 WIB

Shanghai Electric Raih Pesanan Turbin Gas “Heavy-Duty” Pertama di Luar Negeri untuk Proyek 500 MW di Malaysia

Senin, 14 September 2026 - 00:00 WIB

Philippine Seven Corporation Memilih RELEX untuk Meningkatkan Akurasi Prakiraan

Minggu, 13 September 2026 - 23:26 WIB

CGTN: BRICS Buka Peluang Baru bagi Pembangunan Global South

Minggu, 13 September 2026 - 05:34 WIB

Pertumbuhan AI Malaysia Harus Ramah Lingkungan, Cerdas, dan Berorientasi pada Penerapan Nyata – Fahmi

Berita Terbaru

Pers Rilis

CGTN: BRICS Buka Peluang Baru bagi Pembangunan Global South

Minggu, 13 Sep 2026 - 23:26 WIB