Smartee Tingkatkan Strategi di Asia Tengah dan Rusia pada 2025

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 21 November 2025 - 00:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SHANGHAI, 21 November 2025 /PRNewswire/ — Smartee Denti-Technology semakin memperluas jangkauan global dengan menyasar Asia Tengah dan Rusia pada 2025 untuk memperkuat posisi sebagai pemimpin global dalam teknologi clear aligner dan ortodonti digital.

Tahun ini, Smartee memamerkan rangkaian solusi ortodonti inovatif di berbagai pameran besar kawasan tersebut, termasuk Dental Salon Moscow (April), Kazdent Expo Almaty, dan IDECA Tashkent (Mei), serta Dental Expo Moscow dan CADEX Almaty (September–Oktober). Dengan berpartisipasi di sejumlah ajang tersebut, Smartee membuktikan keahlian dalam bidang ortodonti digital, serta menunjukkan komitmen dalam mendukung para ahli ortodonti melalui solusi perawatan gigi berbasiskan teknologi dan bukti ilmiah.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain berpartisipasi dalam sejumlah pameran, Smartee juga terus menjalankan edukasi dengan menggelar "GS Mandibular Repositioning Academic Forum" di Almaty. Lewat acara ini, Smartee mengadakan pelatihan dan sesi diskusi yang membahas studi kasus secara langsung, memberikan edukasi bagi ahli ortodonti lokal tentang pendekatan Smartee dalam perbaikan posisi tulang rahang (mandibular repositioning) dan terapi ortodonti fungsional. Inisiatif tersebut mempererat hubungan Smartee dengan para profesional, serta menegaskan peran Smartee dalam mendorong perkembangan praktik klinis di wilayah tersebut.


Seiring lonjakan kebutuhan solusi ortodonti digital di Asia Tengah dan Rusia, Smartee tengah membangun ekosistem layanan lokal yang kuat, mencakup edukasi klinis, dukungan teknis, dan inovasi digital. Dengan langkah strategis ini, Smartee memberikan pelayanan yang lebih baik kepada ahli ortodonti dan pasien di pasar-pasar berkembang, serta mendukung tingkat penggunaan clear aligner di pasar global.


"Kami ingin mendukung para ahli ortodonti di seluruh dunia melalui inovasi dan kolaborasi berkelanjutan," ujar Garie Zhou, Director, International Business and Business Development Department, Smartee. "Asia Tengah merupakan kawasan penting dalam pertumbuhan bisnis kami, maka kami ingin memperkenalkan solusi ortodonti digital Tiongkok ke dunia."


Beroperasi di 57 negara dan wilayah, Smartee semakin berkomitmen menghadirkan solusi ortodonti cerdas yang mengutamakan pasien ke seluruh dunia melalui teknologi, kemitraan, dan edukasi.

Berita Terkait

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen
EVALUE, Operator SPKLU Terbesar di Taiwan, Ekspansi ke Indonesia dan Resmikan Kantor di Jakarta
HNS 2026 | Huawei Luncurkan Solusi Xinghe AI Campus Terbaru untuk Afrika Bagian Selatan
Waaree Renewable Technologies Limited Tandatangani Perjanjian ECI Untuk Memasuki Pasar Energi Terbarukan di Australia dan Selandia Baru
Pertanian Modern Bertransformasi Menjadi Industri Berteknologi Tinggi: Chairman, Wens Foodstuff Group
Mitrade Perpanjang Kerja Sama Sponsor dengan AFA hingga 2027, Seiring Tingginya Antusiasme Piala Dunia di Asia
Bambu Lab A2L Kini Hadir di Indonesia: Printer 3D Format Besar yang Mudah Digunakan
Osome Bidik Gelombang Baru Perusahaan AI yang Memilih Singapura sebagai Basis Regional

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:08 WIB

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Rabu, 29 Juli 2026 - 03:00 WIB

EVALUE, Operator SPKLU Terbesar di Taiwan, Ekspansi ke Indonesia dan Resmikan Kantor di Jakarta

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:05 WIB

HNS 2026 | Huawei Luncurkan Solusi Xinghe AI Campus Terbaru untuk Afrika Bagian Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:00 WIB

Waaree Renewable Technologies Limited Tandatangani Perjanjian ECI Untuk Memasuki Pasar Energi Terbarukan di Australia dan Selandia Baru

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:58 WIB

Pertanian Modern Bertransformasi Menjadi Industri Berteknologi Tinggi: Chairman, Wens Foodstuff Group

Berita Terbaru

Pers Rilis

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Rabu, 29 Jul 2026 - 04:08 WIB